Wednesday, May 5, 2010

PB Fics Story:The Dispute "Chapter X.. EXTRIMITY !!"

0 comment (s)
 
Chapter X.. EXTRIMITY !!..

( Rensens Story)

" Rensen !! Rans !! Cepatlah kemari !! Api sudah mendekat !! " Ucap seseorang yang tak bisa ku kenal karena terhalang oleh gelapnya malam sambil membukakan pintu untuk kami..

Cynn ! Dia masih ada disana !! langkah ku terhenti sejenak.. Haruskah aku meninggalkan dia untuk menyelamatkan nyawaku? Atau aku diam saja dan menunggu orang lain yang menyelamatkan dia??..

Tidak.. Aku sudah berkali-kali diselamatkan oleh temanku ! kali ini giliran ku untuk menyelamatkan temanku !!! bukan di selamatkan oleh temanku lagi !! aku mengubah haluan lari ku ke belakang.. Rans sempat menoleh ke arahku , tapi ia tetap berlari ke pintu.. dan sepertinya sekarang ia sudah sampai.. api sebentar lagi akan menghampiri Cynn , ujung sepatu boot miliknya terlihat terbakar sedikit.. lidah lidah api sudah menghanguskan sedikit sepatu Cynn.. Tidak.. tak akan sampai !!

Pandangan aku fokuskan ke Cynn .. sambil berlari ke arahh Cynn, aku memejamkan mataku Konsentrasi.. , berpikir positif.. konsentrasi..

" EXTRIMITY !! " Teriakku dalam hati..

Kubukakan mataku , terlihat semuanya begitu lambat.. aku bisa merasakan nafas Cynn menandakan ia masih hidup.. , Suhu dari api itu..panas sekali.. ., Asap api yang mengepul dengan lambat.. tapi langkah ku aku rasakan menjadi cepat.. Ya ! masih sempat !! aku mendapatkan Cynn , segera ku rangkul tubuhnya yang lemas dan aku berlari ke ujung pintu , dimana Rans.. dan seseorang yang tak terlihat karena gelapnya malam menanti ku disana..

*CTASH * WUZZ

Api itu membesar.. hanya berjarak setengah meter dari ku.. langkah kaki ku percepat..
Sedikit lagi.. aku terus berlari.. panas api itu sudah mulai terasa oleh kakiku..

" RENSEN !! LOMPAT !! " teriak Rans dari ujung pintu itu..

Aku melompat keluar dari pintu yang cukup sempit itu.. huff.. kami tepat waktu.. badan kami sempat terbanting ke tanah.. pandangan ku yang lambat pun sekarang sudah menjadi normal..

" MASTER !! TUTUP PINTUNYA !! ITU BUKAN LEDAKAN BIASAAAA !! " Teriak Rans sambil berlari dan menoleh ke belakang..

Master? Apakah yang di maksud Rans itu Master Ayse? Pandanganku ke Rans yang berlari di samping kiri ku pun berubah menjadi orang yang sedang berdiri di samping kiri ku ini sambil memegang pintu tadi.. tapi belum sempat melihat dia secara utuh dia berlari sambil membanting pintu itu..

*BLAM.. suara pintu besi yang dibanting olehnya..

" Rensen ! Cepat lari !! " Ucap seorang wanita yang penuh dengan perban di sekujur tubuhnya ia berlari sambil menggendong Cynn.. Ketika aku melihat mukanya dah rambutnya aku baru sadar bahwa itu Master Ayse !

" Master !! " ucap ku gembira dengan wajah yang tersenyum, aku sangat bahagia dia masih hidup..

" RENSEN!! MENYINGKIR DARI SANAA " Teriak Master Ayse dan Rans histeris sambil melambai-lambaikan tangannya tanda agar aku pergi dari sana..

Oh ia ! saking bahagianya aku lupa untuk lari.. padahal posisiku masih di depan pintu besi yang ditutup ini.. segera aku bangkit.. tapi belum sempat aku melangkah aku merasakan ada sesuatu ganjil dari pintu itu..

*DAR !! Suara ledakan yang keras dari api itu keluar dan mendobrak pintu besi tadi..

*DUAGHHH "KYAAAAA" Teriakku kesakitan karena aku didorong oleh pintu besi yang karena ledakan tadi.. badanku terbanting sampai tembok.. badanku terkena telak pintu besi tadi.. ternyata aku baru sadar yang di khawatirkan Rans dan Master Ayse bukanlah Api ledakan tadi .. melainkan pintu besi yang ada tepat di depan ku tadi..

Pandangan ku mulai pudar. Pintu tadi mengenai badanku dan ujungnya mengenai kepala ku.. badan ku lemas.. aku memegang kepalaku yang berdarah karena pintu tadi.. pandanganku.. buram.. ah.. menghitam

" RENSENNNNN !! " teriakan seseorang pria dari arah belakang mengakhiri kesadaranku


( Shazas Story )

*DUAR
Hah? Ledakan apa itu? Memang sejak pertempuran dengan Vacco tadi.. aku mendengar suara ledakan.. tapi tidak sekencang ini.. dan aku tidak memperhatikan suara itu dengan jelas.. karena aku sedang konsentrasi menghadapi Vacco..

" Acid Pool, lebih baik kita ke markas sekarang " ucap Satyr dengan nada lemas dari belakangku..

" lalu? Bagaimana dengan mayat Vacco dan dood disana? " tanyaku

" Sudahlah.. nanti akan ada petugas yang mengangkut mereka.. " balasnya singkat .. ia menyimpan Mp7 emasnya dari tangannya ke punggungnya dan mendahului ku..

" Ta.. Tapi.. " ucap ku kebingungan.. tapi belum sempat aku selesai bicara.. Satyr memotong kata-kataku dengan kalimat dinginnya

" Tolong.. bisakah kita ke markas sekarang?" ucap Satyr sambil menoleh ke arahkku..
Aku melihat kesedihan di mata Satyr.. kesedihan kehilangan seorang Mitra.. sepertinya ia sangat terpukul.. ya sudah .. aku melangkah lebih cepat untuk menyamakan posisi jalanku dengan Satyr..
Tiba-tiba langkah Satyr berhenti ketika kami hanya selangkah lagi untuk keluar dari ujung gang ..

" Siapa kalian.. teman.. atau musuh..? " Ucap Satyr.. masih dengan nada lemasnya..
Ha? Apakah dia berbicara dengan ku? Maksudnya apa? Aku kebingungan sendiri karena aku merasa bahwa di gang ini hanya kami berdua saja.. tidak ada orang lain..

" hebat.. Sang Penjagal Kepala.. Pemakai Mp7 Emas.. memang pantas di katakan sebagai Saingan untuk Yang Mulia Trix.. " ucap seseorang yang suaranya terdengar dari gang sebelah kanan..

" Shaza, siapkan pistolmu , akan ada pertempuran lagi.. " bisik Satyr
Aku segera menyiapkan MK-23 ditanganku.. lalu tak lama kemudian.. ada 1..4..5..9.. 9 orang yang muncul menghampiri kami di depan gang itu.. mereka semua memakai kevlar Hijau , googles , serta tas punggung yang cukup besar.

" Kami ditugaskan untuk menghabisi semua personil dari Clan Abbyssus.. dilihat dari symbol di lengan baju itu.. sepertinya kau adalah Anggotanya.. lalu, siapa bocah yang memegang MK-23 disamping mu itu? "Tanya salah satu Rebels itu

" Dia anggota baru di Clan kami... kalian Rebels? Waktu yang sangat tepat sekali.." ucap Satyr dengan nada dingin..
Satyr menyiapkan kembali Mp7 emasnya itu.. melihat hal itu para Rebels sedikit kaget.. dan semuanya menyiapkan senjatanya..

" Se.. semua.. TEMBAK SI PENJAGAL KEPALA ITU !! " teriak salah satu free-rebels dengan paniknya..

*DAR * DAR *DAR ..

*DOR.. *DOR .. *DOR..

Mendengar adu tembak itu, aku segera berlindung di balik kotak beton ini.. lalu aku mengintip kea rah Satyr.. Hah? Dari tadi Satyr tidak menghindar peluru itu sama sekali !! tapi anehnya.. 1 peluru pun tak ada yang menggores dia sedikitpun padahal ada sekitar 9 orang yang menembak dia secara bersamaan..!

Lain halnya dengan satyr.. dengan 3 peluru yang ditembakkan olehnya.. 2 orang Rebels sudah tertembak tepat di kepalanya..

*DAR !!

" ARGHH " Teriak Satyr kesakitan.. ia segera berlindung di balik tempat sampah untuk menghindar dari peluru yang ditembakkan oleh Rebels itu..

Luka pendarahan di lutut Satyr terlihat parah.. mukanya pucat.. punggung karena Backstab Vacco pun terlhat masih berdarah .. sepertinya ia kekurangan darah..

*DEG.. * DEG..

Pandangan ku tiba-tiba buram.. jantung ku berdegub kencang.. tiba-tiba tangan kanan ku yang terluka karena tusukan pisau Vacco tadi terasa sakit.. sarung tangan yang menghalangi tanganku segera ku lepaskan.. terlihat luka ini berasap-asap.. lalu berputar.. membentuk suatu lambang.. lambang itu mulai terbentuk.. dan akhirnya.. Lambang Macan? Apa ini?

*DEGGG

Pandanganku hilang mendadak.. badanku terkulai lemas.. kesadaranku hilang..
..

Leave a Reply