( Shazas Story )
" Ya, Benar.. kau adalah Putra dari Leopard, tak lain , ia adalah seorang Legenda CT-FORCE , dan di kagumi oleh semua perwira disini , sekaligus musuh bebuyutan para Free-Rebels "
Apa? Leopard? Legenda CT-FORCE? Ayahku?
*WUZZZ..
Angin pagi yang bertiup mengibaskan rambutku.. serta menemani sosok diriku yang berdiri kaku..
" Le.. Leopard? Nama ayahku bukan Leopard ! " Tanyaku sambil berteriak.
" Memang bukan.. nama ayahmu yang sebenarnya adalah Leon.. Benar bukan? Leopard hanyalah nama samaran.. sama seperti halnya Acid Pool , Satyr , Keen Eyes, dan semacamnya.. " jawab Satyr..
Ha? Bagaimana dia bisa tahu nama ayahku yang sebenarnya?
" Y.. Ya.. benar.. tapi.. bagaimana kau bisa tahu? Apa hubunganmu dengan ayahku? " tanyaku penasaran.
" Baiklah , akan ku ceritakan.. Saat usianya 17 tahun ayahmu melakukan imigrasi ke United States bersama dengan seluruh anggota keluarganya.. Karena merupakan keturunan Asia dia selalu diganggu oleh teman kuliahnya.. saat itu lah, aku bertemu dengan ayahmu.. kami berteman dekat.. dan kebetulan, cita-cita kami sama, yaitu ingin menjadi tentara pemerintahan terbaik.. Setelah kami lulus dari universitas itu, kami sepakat untuk mendaftar menjadi U.S Army. Dan 2 tahun kemudian kami sudah diangkat menjadi anggota dari Green beret special force.
kami kemudian mendapatkan pangkat Sergeant pada usia 33 tahun. Setelah itu, dia kembali ke tempat kelahirannya untuk menikmati hidup, sedangkan aku masih tetap di Green beret, Tidak lama kemudian terdengar kabar bahwa pemerintah pusat ingin merekrut semua prajurit yang handal untuk membentuk team melawan para terroris yang semakin merajalela. Team tersebut dinamakan CT-FORCE. Green beret mendapatkan perintah untuk mencari 2 orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi untuk bergabung dengan CT-FORCE melawan teroris, Aku , serta Ayahmu , dipilih oleh Green beret untuk menjadi anggota CT-FORCE, ayahmu tampak antusias akan penawaran itu , ia segera pergi dari kampung halamannya dan kembali ke Negara ini untuk menjadi CT-FORCE, aku pun juga begitu .. karena sejak kuliah aku mengenalnya .. jadi aku tahu nama asli ayahmu itu " jelas Satyr
" Lalu, Bagaimana bisa ayahku mendapat julukan Leopard? ucap ku
" Pada saat misi pertama kita.. di tempat persenjataan gelap Free-Rebels, yaitu CrackDown.. kami dikirim oleh CT-FORCE dengan 4 perwira , Aku , Ayahmu , D-Fox, dan 1 orang lagi yang tak ku kenal persis.. saat kami sampai disana, kami tak mengira kalau daerah itu sedang ramai oleh Free-Rebels yang sedang mengangkut senjata, aku memaksa ayahmu agar kita mundur , karena mustahil untuk melawan Free-Rebels sebanyak itu kecuali jika kau adalah seorang Macan yang sedang mengamuk saat mencari Mangsanya " Tiba tiba Satyr berhenti berbicara..
" lalu? Apa yang terjadi? " tanyaku
" Kejadiannya begitu cepat, ia mengambil 3 Smoke bomb dan 2 K-400 dari tas punggungnya , dia melempar semua smoke bomb itu ke arah container container senjata.. lalu di susul dengan K-400 yang meledak tepat di pos pengawasan Free-Rebels , daerah itu seperti di bombardier olehnya. Tak hanya itu , sesudah K-400 itu meledak , dia berlari sambil menenteng M4A1 kebanggaan dia dan menghampiri tempat yang hampir daerahnya nya terkena efek ledakan bom itu , aku ingin membantunya, tapi D-Fox, mitra terbaiik ayahmu sebelum ia berkhianat menjadi Free-Rebels menghentikan langkahku , ia menyuruhku untuk tetap disini dan percaya sepenuhnya terhadap Leon.. sesaat kemudian , terdengar suara tembakan yang beruntun, dan disusul oleh teriakan-teriakan mengerikan yang tak ku tahu pasti penyebabnya, aku tak bisa melihat kejadian yang terjadi karena di tutupi oleh asap smoke bomb , tapi suara-suara peluru dan teriakan itu tetap berlangsung hampir selama 2 menit.. aku sudah mengira bahwa ayahmu sudah pasti mati , bahkan aku sempat memikirkan tempat penguburan untuk ayahmu dan ukuran peti mayat yang pas dengan ukuran tubuh ayahmu itu , tapi ternyata perkiraan ku itu salah.. setelah asap smoke bomb itu pudar.. terlihat sosok pria yang berdiri lemas dengan tangan memegang senjata di antara mayat-mayat yang tergeletak lemas di tanah.. tak lama kemudian smoke bomb itu lenyap.. dan kami bertiga gempar ketika melihat pria yang berdiri itu adalah AYAHMU ! muka dan bajunya bersimbah darah.. tapi di wajahnnya terlihat ekspresi kepuasan.. sejak itulah.. Ayahmu di juluki Leopard.. karena mampu menghabisi 1 batalion Free-Rebels hanya dalam waktu kurang dari 3 menit.. "
Huah.. Ayahku sehebat itu? Aku yang anaknya sendiri saja tidak tahu..
" Lalu, apa maksud dari lambang yang ada di tangan ku ini? Dan apa yang terjadi saat aku pingsan? "
" saat ayah mu melakukan misi di LuxVille , aku ikut dalam misi itu.. dan.. saat ayahmu sekarat.. ia berkata kepadaku .. " Badan dan Raga ku boleh musnah.. tapi Jiwa ku akan melayang-layang di angkasa dan tidak akan ada yang bisa memusnahkannya.. " mungkin lambang di tanganmu itu adalah sosok renkarnasi dari ayahmu.. dan soal saat kau pingsan.. percayalah.. bahwa kejadian saat kau pingsan sama seperti kejadian ayahmu di CrackDown!! kau mengambil 3 smoke bomb dan 2 K-400, kau membombardir mereka dan kau membunuh 7 orang Free-Rebels itu hanya dengan MK-23 milikmu ! " jawab Satyr sambil menunjuk ke arahku dengan telunjuknya
Mendengar hal itu, lututku gemetar.. dan badanku terjatuh ke lantai.. perasaan ku bercampur aduk.. Senang, Sedih , Kecewa, dan Takut .. aku bingung harus bagaimana..
Tiba-tiba.. pintu tempat kami datang ke atap ini terbuka .. dan ternyata Ayse yang datang menghampiri kami..
" Uhmm, maaf.. apakah aku mengganggu kalian? Pemimpin memanggil kalian berdua di ruang kantor pusat.. " ucap Ayse dengan nada yang perlahan..
" Tidak.. kami sudah selesai.. kami akan segera ke sana.. " Timpal Satyr, padahal aku belum selesai menanyakan hal-hal yang tidak ku ketahui..
Kami bertiga segera menuju ke Kantor Pusat.. dalam perjalanan aku berusaha untuk mengingat-ingat hal yang terjadi saat aku tak sadar.. tapi tak ada hasil sama sekali.. tiba-tiba Ayse menepuk pundakku dengan keras.. ha? pundak lagi?
" ADUH! AYSEE ! JANGAN PUNDAK ! " ucap ku kesakitan..
" Oh iya iya.. maaf lupaaa .. " jawab ayse sambil cekikikan..
Tak terasa kami sudah sampai di kantor pusat.. dan disana sudah ada Rans,Rensen, Cool, Troyas, dan 1 perwira wanita yang tak ku kenal..
" He.. Hei.. siapa perwira wanita itu ? " tanyaku kepada Ayse
" dia itu Cynn, seorang Gunner, penembak terjitu di CT-FORCE ini " ucap Ayse dengan santainya..
Semua orang di ruangan ini menatap ke arahku, tapi bukan ke mataku , melainkan ke tangan kananku ini, aku langsung menaruh tanganku di sarung celana agar tidak terlihat oleh temanku,
*KREEEKKK.. pintu disamping papan tulis putih itu terbuka.. dan keluarlah Pemimpin dan 1 orang yang memegang kotak yang cukup besar..
Kami semua segera berbaris dan member hormat..
"Terima kasih, tolong kalian semua berbaris di depan meja itu dan menghadap ke papan tulis ini "ucap Pemimpin sambil melangkah ke depan papan putih itu
Kami sempat berhadapan satu sama lain.. tapi langkah segera kami percepat dan berbaris rapi dengan urutan
Rans, Cynn, Troyas , Cool, Satyr, Rensen, Ayse, dan yang terakhir, aku lalu pemimpin dan pengawal yang membawa kotak itu mendekat ke Rans.. setelah sudah sampai di depan Rans, pengawal nya membuka kotak yang cukup besar.. dan ternyata berisi berbagai Medal yang tak ku ketahui persis..
" Rans.. Aksi penyelamatan medis mu , serta kemampuan Chemichal Blower mu tidak di ragukan, kau dipromosikan menjadi First Lieutnant Grade 1.. dan dengan hormat saya memberikan 3 Ensign dan 1 Master Medal atas penghargaan untuk jasa mu.. " ucap pemimpin sambil mengalungkan Master Medal di leher Rans dan menjepitkan 3 Ensign di rompi Rans..
Lalu dia melangkah ke Cynn..
" Cynn.. Sensibility Shoot mu tidak di ragukan , kau memang seorang Gunner terbaik di CT-FORCE ini.. kau di promosikan Menjadi Second Lieutnant Grade 3.. dan dengan hormat saya memberikan 2 medal dan 1 Master Medal atas penghargaan untuk jasamu.."ucap pemimpin sambil mengalungkan Master Medal di Leher Cynn dan menjepitkan 2 medal di Kevlar Cynn.
Setelah itu dia melangkah ke Troyas..
" Troyas.. Kau memang belum beraksi apa-apa.. tapi sebagai motivasi, saya dengan hormat memberikan kamu 2 Ensign atas penghargaan untuk jasamu " ucap pemimpin , lalu ia menjepitkan 2 tanda Ensign itu di Kevlar Troyas.. aku sempat melihat matanya.. tampak berkaca-kaca.. sepertinya ia kecewa ..
Lalu pemimpin mendekati Satyr
"Satyr Kemampuan mu akan bertahan hidup serta ketepatan akan HeadShoot mu dan pengabdian kamu selama di CT-FORCE ini merupakan kebanggaan dari sosok mu.. Dengann hormat, kau di promosikan menjadi Major dan 1 Master medal atas penghargaan untuk jasamu" ucap pemimpin , lalu Satyr dikalungi Master Medal dan kepalanya di pakaikan Baret Merah, tanda khusus untuk para Major seperti Ayse..
Beda dengan lainnya, pemimpin sekarang berdiri di tengah tengah Ayse dan Rensen..
" Ayse, Rensen "
Subscribe to email feed





