" Hei Anak Bodoh !! cepatlah berdiri dan seranglah aku dengan pistol mu itu ! "ucapnya sambil mengarahkan telunjuknya ke diri ku.
Sial, apakah ini jebakan juga? Tanpa pikir panjang aku pun menembak beberapa peluru ke arahnya..
DOR !! DOR !! DORR !!
" Eits.. Meleset.. " ucapnya sambil tersenyum kecil..
Apa-apaan itu? Dia mengelak peluru ku hanya dengan 1 langkah ke samping. Kecepatan dia mengalahkan kecepatan peluru ku !
Aku berniat untuk melempar K-400.. tapi sial, masih ada Satyr di sampingnya.. serta dood di belakangku.. yang kalau kuledakkan K-400 ini satyr juga akan terkena ledakan.. bagaimana ini?
" Hei !! Lihat !! ada Layangan !! " teriaknya dia sambil menunjuk ke Atas..
Karena reflek atau entah kerasukan setan bodoh nan idiot.. aku pun menengok ke atas.. bodohnya diriku.. mana ada layangan di pangkalan polisi ini? Masa polisi bermain layang-layang? .. tiba tiba tedengar suara langkah kaki yang sangat cepat.. belum sempat menengok ke depan.. tiba tiba..
*CROOOOOT
" UWAAAAGH " teriak aku kesakitan.. kecepatan yang luar biasa.. dia berlari dari ujung gang itu sampai ke tepi gang ini.. lalu menyambit ku dengan sangat cepat , badan ku pun sempat terbanting ke tembok gedung... fyuh.. untung hanya tergores sedikit saja.. sebab tadi aku sempat mengelok ke arah kanan karena kaget..
" GYAHAHAHAHA !! TERNYATA KAU MEMANG ANAK BODOH !! GYAHAHAHAHAHA ucapnya tertawa keras sambil mngelus perutnya , Cih, aku tidak terima di tertawakan seperti itu, segera aku mengambil MK23 yang tergeletak di samping ku ini.
*ZLEEEB
Tiba-tiba pisau yang tadi ada di tangannya menembus sarung tangan ku dan menusuk telapak tangan ku yang sedang meraih MK23 ..
" ARGHHHH.. UARGH.. ARGHHH.. BAJING*N !! " ucapku sambil menekan pergelangan tangan kanan ku dengan tangan kiri.. serta pisau yang masih menancap di tangan kanan ini.. sambil berguling-guling menahan kesakitan.. untung saja lukanya tidak terlalu dalam.. tapi tetap saja.. rasanya begitu sakit..
" GYAHAHAHA.. ANAK BODOH.. SEKALI BODOH MEMANG TETAP BODOH.. GYAHAHAHAHA " tertawa dia dengan keras.. kali ini ia
tertawa sampai berlutut dan menahan perutnya.. Cih.. aku tak terima penghinaan ini..
Segera aku mengangkat kaki dan melayangkan kaki ku ini ke arah kepala Vacco yang sedang berlutut itu dengan sekuat tenaga..
*DAGHH
Sip ! Kali ini dia terkena telak ! dia terpental sampai tembok .. aku bisa merasakan bantingannya ke tembok itu ! kulihat badannya terkulai lemas.. dan mulutnya mengeluarkan darah.. pasti sakit !
Lalu dia mengarahkan kepalanya dia ke diriku dengan sedikit tersenyum..
" Ha ha ha.... Sakit. TAHU !!!! "
Ucapnya dari nada pelan.. sampai tinggi.. lalu dia bangkit dan menerjangku dengan tangan kosong.. aku pun sempat mengelak ke kanan.. tapi sepertinya tidak sempat..
*DUAGH..
Ia memukulku tepat di bagian muka dengan tangan kosong.. aku terbanting sampai menabrak ujung gang itu.. pipiku mulai biru bengkak.. sedangkan hidung dan mulutku sudah mencucurkan darah.. sepertinya wajahku yang tampan ini sudah babak belur di hajar olehnya..
Aku terkulai lemas dan tidak bisa berbuat apa-apa.. tanganku masih sakit karena luka pisau tadi.. badanku jika digerakkan nyeri-nyeri ., sepertinya ada beberapa bagian tulangku yang patah akibat pukulannya..
Sungguh aku merasa terhina.. dari tadi aku hanya bisa menyaksikan teman-temanku dibunuh 1-1.. sedangkan aku hanya melihatnya dari jauh.. apakah ini yang namanya seorang anak dari ayah yang dibanggakan oleh setiap unit pertahanan Negara ini?
" Cukup sudah main-mainnya , kau akan segera menyusul teman-temanmu yang lemah itu.. " utaranya sambil meraih pistol K-5 yang ada di pinggangnya sejak tadi itu..
Sial.. sekarang aku bagai di ujung jurang.. aku terkulai lemas di ujung gang buntu dan didepan ku sudah ada Vacco yang bersiap siap menembak dengan pistol K-5 nya..
" Hei bodoh .. Ingatlah namaku di akhirat sana.. " katanya sambil mengeker kepalaku ini..
Aku tak bisa berbuat apa-apa.. karena sedikit takut.. aku memejamkan mataku..
Ayah.. sepertinya aku akan segera menyusulmu disana..
*DOOOR .
Suara letusan senjata pun terdengar olehku.. Hmm, aku tak merasa sakit sedikit pun.. apakah aku sudah mati? Tapi aku masih bisa merasakan sakit yang ada di tanganku ini..
Perlahan aku membuka mataku.. lalu..
Vacco tiba-tiba diam.. matanya seperti melihat ke atas.. mulutnya menganga.. tapi ada yang aneh.. di kepalanya terlihat lobang bundar bercampur darah .. cahaya bulan pun bisa menembusnya..
*BRUGG
Vacco pun rubuh.. Apa yang terjadi? Lalu terlihat seseorang memegang mp7 yang berkilauan di tepi gang dengan ujung mp7 nya terlihat berasap-asap....
Satyr.. apakah itu dia? Dia masih hidup?? ..
"Kau tahu kenapa aku dipanggil Penjagal Kepala? Bukan karena aku adalah seorang yang suka menembak mati orang-orang dengan Headshoot.. tapi aku adalah orang yang bila tidak di headshoot .. aku tidak akan mati meskipun kaki dan tangan ini di potong..
ucap Satyr dengan nada yang lemas.. tapi terdengar jelas olehku..
Vacco pun terlihat sudah tidak bergerak.. aku sempat mengecek nadi di lehernya.. dan hasilnya negatif.. ia sudah 100% meninggal dengan sukses..
Satyr dengan langkah yang lemas menghampiri Dood yang memang sudah tak bernyawa..
Kulihat dia menatapnya dengan nada sedih
Fuh.. pertarungan disini telah berakhir..
Master Ayse.. Rensen.. Kuharap kalian baik-baik saja..
Subscribe to email feed





