(Rensens Story)
"1 orang telah disingkirkan "ucap Free-Rebels yang menembak Cynn tadi sambil mengokang AK-47 nya itu.
"Ya, tinggal perempuan yang berlindung di balik meja itu, dari baju nya yang penuh bekas gosong itu sepertinya dia telah melawan Hecate sang Blaster dan mengalami luka parah, dia bukan ancaman yang berarti bagi kita "balas Free-Rebels lainnya.
Baiklah , mari kita selesaikan dan bawa Master Clan itu ke markas kita agar kita bisa cepat-cepat beristirahat, aku sudah lelah dengan ini ucap Free-Rebels yang memegang senjata AK-47 , orang yang menembak Cynn.
"Lalu, bagaimana dengan mayat teman-teman kita ini? Tanya Free-Rebels di sampingnya
Sudah, biarkan saja , jika kita mengurusnya hanya akan memperlambat laju misi kita ini "balas Free-Rebels itu
Lalu mereka mulai berdebat, aku tidak sempat mendengarkan percakapan mereka karena percakapan mereka terlalu cepat , aku tak bisa mendengarnya dengan jelas. Hmm , tampaknya mereka sedang lengah, dan inilah kesempatanku !! Lalu P90 ke mereka, Sial! Laser nya lupa aku matikan ! Mereka segera menyadari akan serangan mendadakku ini dan segera berlindung di balik meja , akan tetapi masih ada 2 orang yang tampaknya masih berdebat, segera ku ambil kesempatan ini dan kutembakkan beberapa peluru ke arah mereka..
*DAR * DAR *DAR
Yes ! Peluru ku tepat mengenai mereka ! mereka langsung jatuh ke lantai tak berdaya !! segera aku kembali berlindung ke balik meja karena mereka mulai menembaki aku.. aku menghitung jumlah Free-Rebels yang datang tadi.. 2 orang telah tumbang.. tinggal 6 orang lagi.. Eh? 6 orang? Rans berkata tadi ada 20 orang.. 8 orang sudah sudah di singkirkan oleh Cynn, 2 orang sudah baru ku tembak tadi.. di depan masih ada 6 orang.. 4 orang lagi? Dimana??
Aku mengintip dari atas meja untuk mengecek apakah di depan ada 6 orang pas? 1..3.5..6..
*DOR*DOR*DOR
Peluru AK hampir mengenaiku , untung saja aku reflek untuk segera menunduk tadi , kalau tidak pastinya kepala ku ini sudah
berlubang karena tembakan tadi
Ya, di sana 6 orang pas, 4 orang lagi dimana??
"Astalavista.. Baby.. "Suara yang tak ku kenal terdengar dari belakang ku
Aku segera menoleh ke belakang dan yang kulihat sudah ada 4 Free-Rebels yang dari tadi aku cari-cari sudah mengeker ke arah ku.. aku melirik ke arah P90 ku untuk melihat peluru yang tersisa di P90 ku . Cih ! Peluru yang tersisa sudah tak ada.. Amunisi P90 ku yang ku selipkan di pinggang pun tadi terjatuh saat terkena efek Explosion Dance milik Hecate..
"Heh, mau kita apakan wanita ini?" ucap salah satu Free-Rebels yang sedang mengeker kea rah ku,
"Bunuh saja , pemimpin mengatakan begitu" balas Free-Rebels lainnya
"Yah , tak asik , tapi .. okelah kalau begitu !" ucap salah satu Free-Rebels sambil menarik pelatuk pistol Colt miliknya.
Huff, bagaimana ini? Skakmat lah sudah.. kejadian ini mengingat ku yang terpojok saat melawan Hecate tadi , apakah ada yang menolong ku lagi? Sepertinya tidak mungkin .. tamatlah riwayatku..
"ACID COMPOUND !!"
Teriak seseorang yang suaranya ku kenal. suaranya terdengar dari arah samping
*PRANGG
Botol berbentuk lonjong yang sepertinya khusus untuk botol kimia pecah di kepala keempat orang itu..
"ARGH.. WUARGH.. CAIRAN APA INIIIII ARGHHH MATA KUU"
"GYARGHHHHH ARGHHHH"
Rintih mereka kesakitan , sepertinya cairan itu adalah cairan asam sulfat mungkin? Yah , aku tak tahu pasti apa cairan itu, aku tidak mengerti soal kimia.. yang jelas mereka semua sedang kesakitan.. tapi ? siapa yang melempar botol itu?
Rensen , kau baik-baik saja? ucap seseorang yang tampaknya sudah di sampingku..
"Hei kalian ! itu adalah racun yang kudapat dari lebah Vespa Mandarinia Japonica, Lebah Penyengat ! sekaligus racun yang bisa melelehkan daging sapi sekalipun !" kata orang yang melempar ke arah Free-Rebels yang tampaknya sedang merintih kesakitan itu.
Ketika ku menoleh ke samping .. Oh.. Ternyata Rans ! dan dia yang membuat ke-4 Free-Rebels ini merintih kesakitan.. sekaligus menyelamatkan nyawaku..
*DRET * DRET * DRET *DRET
"Awas ! Merunduk ! "ucap rans sambil menundukan kepala ku..
HEI KAMU PETUGAS MEDIS !! KELUARLAH DAN KALAHKAN KAMI KALAU KAU BISA !! teriak salah satu free-rebels
"Rensen , tetap disini dan jangan kemana-mana.. aku akan membereskan mereka semua" kata rans sambil mengeluarkan 1semprotan botol yang ku tak tahu pasti .. dan 1 pistol colt .. ha? Pistol colt itu di sorban? Apa-apaan ini?
Lalu Rans berdiri dengan santainya dan berkata "Aku bukan seorang petugas medis biasa, aku juga seorang Blaster yang tidak memakai bahan peledak, melainkan bahan kimia.. dan kalian akan merasakannya sebentar lagi !!"
Rans mengeluarkan 1 buah bomb , yang tampaknya seperti Smoke Bomb, tapi beda dari biasanya , lalu ia melempar bomb itu ke arah Free-Rebels itu.
*PZZT..
Bomb itu terbuka , tapi.. tak ada apapun yang kluar dari sana..
"GYAHAHAHAAHAHA.. APANYA YANG BLASTER !! BOMB ISI KOSONG MELOMPONG SEPERT ITU DIKELUARKAN!! GYAHAHAHAHA" Ucap salah satu free-rebels sambil tertawa terbahak bahak.. Free-Rebels lainnya pun juga ikut tertawa..
Tapi Rans sepertinya tidak mempedulian tertawaan Free-Rebels itu..ia membidik Free-Rebels itu dengan pistolnya lalu ia berteriak..
"FIRE BULLET !! HELLFIRE !!"
Mendengar teriakan Rans , Free-Rebels itu menghentikan tawaannya dan kembali bersembunyi ke balik meja,
*DOR *DOR*DOR
Rans menembakan Pistol Colt miliknya itu , tapi suara tembakan pistol colt ini kecil sekali ..
*WUZZ *WUZZ * WUZZ
Hah? Ketika peluru yang di keluarkan mendekat ke Free-rebels itu , peluru itu berubah menjadi api !.. semakin dekat.. api itu semakin membesar dan akhirnya..
*CTASH.. *WUZZZ
Api itu menjalar sebagian dari ruangan ini.. Api itu menyala-nyala layaknya Api Neraka ! Wuah jadi ini kekuatan Blaster tanpa menggunakan bahan peledak.. melainkan bahan kimia.. mengerikan.. untung saja dia teman bukan musuh..
"Rensen ! Rans !" ayo kita pergi dari sini! Nanti apinya bisa membakar kalian ! teriak seseorang dari ujung pintu yang suaranya juga aku sepertinya mengenalnya !
Kami segera bergegas menuju ujung pintu .. karena api itu sudah itu mendekat..
Subscribe to email feed





